arrow_back Kembali ke Blog
24 Sep 2026

Dari Cepu untuk Indonesia: 3 Pengawas Laboratorium Siap Jaga Standar Migas Nasional

Di balik setiap data hasil uji laboratorium yang akurat, ada sosok pengawas yang memastikan setiap prosedur berjalan sesuai standar. Kali ini, PT Saylendra Kukuh Sejahtera (SAKURA) kembali mencetak tenaga profesional bersertifikat melalui program Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Laboratorium Migas yang diselenggarakan khusus untuk Perwira dari Lab PT Pertamina EP Cepu JTB Field. Dalam rangka program pendampingan menuju akreditasi Lab ISO17025:2017,

Kolaborasi untuk Kompetensi

Program ini menghadirkan Bapak Suharno sebagai instruktur, yang membimbing 3 peserta dari PT Pertamina EP Cepu selama dua hari pelatihan intensif pada 19–20 September 2026. Pelatihan berlangsung tatap muka di Grand Mega Resort and Spa Cepu, memberikan suasana belajar yang fokus namun tetap nyaman bagi para peserta.

Tak berhenti di pelatihan, para peserta kemudian melanjutkan tahapan krusial berikutnya: ujian sertifikasi yang digelar pada 21–23 September 2026 di PPSDM Migas Cepu lembaga yang menjadi rujukan utama dalam standarisasi kompetensi sektor migas di Indonesia.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kemitraan strategis antara SAKURA dan LSP PPSDM Migas Cepu. Sejak 2023, SAKURA telah dipercaya sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) resmi di lembaga tersebut sebuah pengakuan yang memperkuat posisi SAKURA sebagai mitra tepercaya dalam standarisasi kompetensi sektor migas nasional. No Sertifikat: 0001/MTR/DL.02.02/BPM/2023

Mengapa Sertifikasi Ini Penting?

Peran pengawas laboratorium bukan sekadar mengawasi jalannya pengujian, tetapi menjadi garda terdepan yang menjamin validitas dan kredibilitas hasil kerja laboratorium. Dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga membangun kredibilitas profesional yang diakui secara resmi — modal penting untuk mendukung karier dan kepercayaan perusahaan terhadap kompetensi mereka.

Jabatan Pengawas Laboratorium juga memiliki keterkaitan erat dengan dua peran penting lain dalam rantai mutu laboratorium, yaitu Petugas Pengambil Contoh (PPC) dan Operator Penguji Mutu. PPC bertanggung jawab memastikan sampel diambil sesuai prosedur di lapangan, sementara Operator Penguji Mutu menjalankan pengujian sampel tersebut di laboratorium. Pengawas Laboratorium berperan mengawasi dan memastikan seluruh rangkaian proses mulai dari pengambilan sampel hingga pengujian akhir berjalan sesuai standar, sehingga ketiga jabatan ini membentuk satu rantai kompetensi yang saling melengkapi demi menjaga validitas hasil uji.

Ujian yang Menyeluruh

Untuk memastikan kompetensi peserta benar-benar teruji, skema sertifikasi dirancang melalui dua tahap: wawancara dan ujian tulis. Kombinasi ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengartikulasikan pemahaman praktis di lapangan.

Hasil yang Membanggakan

Dari 3 peserta yang mengikuti rangkaian pelatihan dan ujian, seluruhnya (3 peserta) dinyatakan lulus sebuah pencapaian sempurna yang mencerminkan kualitas pengajaran serta kesungguhan para peserta dalam mengikuti setiap tahapan program.

Selamat kepada para pengawas laboratorium baru dari PT Pertamina EP Cepu! Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen SAKURA dalam mencetak SDM migas yang kompeten dan bersertifikat, siap menjaga standar mutu industri dari lini terdepan laboratorium.